Valencia Meninggalkan Lapangan Sebagai Protes Rasisme
Bandar36JPDewa

Pada pertandingan LaLiga 4 April 2021 kemarin, Valencia meninggalkan lapangan. Aksi ini bukan tanpa alasan, salah satu pemain Valencia mendapat perlakuan rasis dari lawan mainnya yang sangat dilarang dalam setiap laga.

Pada nyatanya, rasisme merupakan sebuah tindakan yang sangat dilarang. Bukan hanya pada pertandingan, melainkan juga pada kehidupan sehari-hari. Kejadian yang terjadi pada salah satu liga terbesar di dunia ini pada akhirnya memancing protes dari segala pihak.

Insiden yang baru saja terjadi ini membuat pihak penyelenggara liga Spanyol harus menegakkan hukuman yang tepat. Hukuman ini harus untuk memberikan efek jera kepada pemain dan wasit yang bertugas dalam jalannya pertandingan.

Bagaimana Mulanya Tim Valencia Meninggalkan Lapangan?

Pada awalnya, permainan berjalan seperti biasa. Sama seperti pertandingan pada umumnya, laga ini berlangsung sengit dengan tensi yang memanas. Hingga akhirnya, sekitar menit 30-an, salah satu pemain tim Cadiz melontarkan kata bernada rasisme.

Perkataan ini dilontarkan oleh bek Cadiz, Juan Cala, dan perlakuan tidak menyenangkan ini ditujukan kepada salah satu pemain tim tamu, Mouctar Diakhaby. Praktis, pemain ini langsung memprotes kepada wasit.

Salah satu hal yang makin membuat Valencia meninggalkan lapangan adalah aksi dari wasit. Protes, adu argumen, dan marah besar tidak ditanggapi oleh wasit secara serius. Wasit malah dianggap tidak adil karena tidak melakukan tindakan apa-apa.

Kata-kata yang bernada rasisme yang dilontarkan Juan Cala adalah “Orang Hitam Sialan”. Memang pada saat bertanding, mereka sering sekali berseteru. Hingga akhirnya perkataan yang tidak mengenakkan ini bisa diucapkan oleh pemain Cadiz tersebut.

Juan Cala bahkan membantah dia melontarkan perkataan rasis. Dia menganggap Diakhaby salah menganggap arti sebenarnya dari ucapannya tersebut. Bahkan, Cala menuduh Diakhaby berbohong.

Setelah terlibat argumen yang cukup lama, pertandingan ke 29 liga Spanyol ini akhirnya dihentikan sementara. Tim dari asuhan Javi Gracia ini memilih untuk pergi ke ruang ganti sebagai bentuk protes.

Bagaimana Akhir dari Kejadian Valencia Meninggalkan Lapangan?

Pertandingan yang berlangsung di Estadio Ramon de Carranza ini tidak berhenti lama. Valencia memilih untuk melanjutkan pertandingan. Sehingga aksi protes ini bukan merupakan walk out.

Setelah berada di ruang ganti selama kurang lebih 20 menit. Tim dengan julukan Los Che ini perlahan-lahan memasuki lapangan kembali. Penghinaan ini jelas membuat Diakhaby mendapatkan kondisi buruk baik pikiran dan mental.

Akhirnya, meskipun Valencia sambung bermain, Diakhaby secara personal meminta untuk digantikan. Pertandingan tetap berjalan sengit dengan skor yang masih sama kuat 1-1. Namun, menit-menit akhir pertandingan Valencia tidak berhasil menahan gempuran Cadiz.

Pada menit ke-88, Gol dari pemain Cadiz membuat Valencia harus mengakui keunggulan Cadiz pada pertandingan ini. Setelah Valencia meninggalkan lapangan, banyak orang yang menuntut Cala untuk memberikan penjelasan.

Namun, Cala yang ingin memberi penjelasan agar semua jelas ditahan oleh pihak Cadiz. Mereka menganggap Cala harus menunggu hingga situasi lebih aman. Meskipun demikian, Cala menjelaskan bahwa ia tidak mempunyai tujuan untuk berlakuan rasis.

Dia bahkan membantah perkataan itu. Cala menekankan bahwa dia hidup berdampingan dengan keberagaman. Jadi, menurut Cala, Diakhaby yang membuat cerita itu sendiri dengan menuduhnya.

Perlakuan rasis merupakan tindakan yang sangat ditentang. Kejadian dalam sepakbola ini bisa merusak citra sepakbola yang sportif dan kompetitif. Namun, setelah kejadian Valencia meninggalkan lapangan, yang kita harapkan adalah semua kembali lurus dan cepat selesai.

IndokasinoBantengmerahKLIK4A