Taklukan Chelsea, Arsenal Kembali Meraih Gelar Piala FA 2020
Bandar36JPDewa

Piala FA musim ini kembali dimenangkan oleh Arsenal setelah tadi malam berhasil menyudahi perlawanan dari Chelsea. Laga yang dimainkan di Wembley Stadium tersebut menyajikan beragam drama menarik. 2 gol dari Aubameyang berhasil membawa Arsenal keluar mengangkat tropi Piala FA yang ke-14 kalinya.

Hasil ini membawa Arsenal meraih satu-satunya gelar juara di musim ini setelah tak kuasa bersaing di Liga Inggris. Apalagi hingga menjelang pekan terakhir, Arsenal tetap tidak mampu bersaing untuk zona Liga Eropa. Alhasil kesempatan tampil di kompetisi Eropa hanya bisa dilakukan jika berhasil meraih tropi.

Pelatih Chelsea, Lampard, mengungkapkan bahwa anak asuhnya terlena oleh gol yang diciptakan oleh Pulisic di awal pertandingan. Akibatnya Chelsea harus kebobolan lewat titik putih lewat sepakan Aubameyang. Di babak kedua Chelsea akhirnya harus mengakui keunggulan rival sekota setelah kembali dibobol oleh Aubameyang.

Gelar Ke-14

Tropi tadi malam adalah tropi Piala FA ke-14 yang didapatkan Arsenal. Hasil ini juga mengukuhkan posisi Arsenal sebagai tim yang paling banyak mengoleksi Piala FA. Selain itu, Arsenal juga menjadi tim yang paling sering tampil di final piala FA yang tercatat sudah lebih 20 kali.

Raihan impresif di Piala FA mengukuhkan Arsenal sebagai Raja FA. Bahkan beberapa media membuat sebuah meme tentang tim Liga Inggris mana saja yang menjadi juara di setiap kompetisi. Mu disebut raja Liga Inggris, Liverpool dianggap raja Liga Champions, dan Arsenal disebut raja Piala FA.

Catatan impresif ini memang berbanding terbalik dengan performa di kompetisi liga. Sejak terakhir kali menjuarai kompetisi liga di musim 2002/2003 dengan status unbeaten, Arsenal mulai kehilangan tajinya. Hanya mampu meraih posisi runner up di beberapa musim selanjutnya dan musim ini adalah yang terburuk.

Taklukan Chelsea, Arsenal Kembali Meraih Gelar Piala FA 2020

Kekecewaan Lampard

Dilansir dari media Chelsea (2/8/2020), Lampard mengakui bahwa anak asuhnya terlena oleh gol cepat Pulisic di menit ke-6. Akibatnya Chelsea harus menelan pil pahit setelah sepakan Aubameyang dari titik putih menyamakan kedudukan di menit ke-28. Hasil imbang bertahan hingga jeda paruh pertema pertandingan.

“Kami berhasil mendominasi pertandingan hingga 15 pertama. Setelahnya kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri” ungkap Lampard di media resmi Chelsea. Selain itu Lampard juga mengatakan bahwa anak asuhnya membiarkan Arsenal keluar dari tekanan dan pada akhirnya berbalik menyerang sehingga terciptalah gol penyeimbang.

Di babak kedua, permainan lebih alot dari babak pertama. Namun hasil pembeda yang diciptakan oleh Aubameyang pada menit ke-67 mulai menggoyahkan keseimbangan Chelsea. Apalagi di menit ke-70, Kovacic harus mendapatkan kartu merah dan sejak saat itu pula Chelsea tidak mampu membuat serangan mematikan.

Keputusan Kontroversi Wasit

Laga final antara rival sekota nyatanya menyajikan fakta menarik, yaitu wasit yang dianggap berat sebelah. Banyak fans Chelsea yang menganggap bahwa sang pengadil adalah penggemar dan wasitnya Arsenal. Hal ini lantaran banyak keputusan yang dianggap memihak Arsenal sejak laga berlangsung dinihari tadi.

Nama Anthony Taylor menjadi buah bibir fans Chelsea setelah laga berakhir. Diberikannya hadiah kartu kuning kedua kepada Mateo Kovacic semakin menjadikan kekesalan fans Chelsea memuncak. Bahkan beberapa penggemar Chelsea meminta untuk melakukan investigasi kepada sang pengadil untuk membuktikan kecurigaan mereka.

Bahkan di akun tweeter Squawka News (2/8/2020) menyebutkan bahwa Anthony Taylor mengulangi kejadian di tahun 2017. Waktu itu pertandingan antara Chelsea dan Arsenal di partai puncak juga memberatkan Chelsea. Pasalnya Moses juga harus menerima ganjaran kartu kuning kedua dan harus keluar dari lapangan pertandingan.

Lolos ke Liga Eropa

Kemenangan atas Chelsea tadi malam membawa kesempatan bagi Arsenal untuk tampil di Liga Eropa musim depan. Pasalnya jika melihat posisi di klasemen Liga Inggris musim ini, tidak ada harapan bagi Arsenal untuk tampil ke kompetisi Eropa. Alhasil juara Piala FA adalah satu-satunya jalan.

Berbeda dengan Arsenal, Chelsea musim ini sudah memastikan diri lolos ke Liga Champions. Setidaknya ini bisa mengobati kekecewaan setelah kalah dari Arsenal. Hasil ini sebenarnya juga menguatkan dominasi Arsenal atas Chelsea di final Piala FA setelah 3 kali kalah dari 4 kali pertemuan.

IndokasinoBantengmerahKLIK4A