Steven Gerrard

Legenda Anfield Steven Gerrard mengakui bahwa dirinya cemburu pada skuad Liverpool saat ini, dan itu dikarenakan mereka memiliki kesempatan untuk bermain di bawah asuhan Jurgen Klopp. Bos Rangers itu mengungkapkan dirinya pernah beberapa kali bertemu dan berbincang dengan Jurgen Klopp untuk menimba ilmu sekaligus mengambil inspirasi dari pelatih asal Jerman itu.

Dalam sebuah film dokumenter yang jujur ​​dan terbuka di UK’s Channel 4 jelang Final Liga Champions pada hari Minggu (02/06/2019) dini hari WIB antara klub lamanya vs Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, Steven Gerrard mengatakan setiap kali ia berbicara dengan Jurgen Klopp, ia merasa ingin mengenakan jerseynya lagi dan bermain di atas lapangan di bawah instruksi bos luar biasa itu.

“Saya sudah sering duduk dengannya. Dia pribadi yang sangat terbuka – dia mengundang saya ke kantornya – saya sangat beruntung dan bersyukur menerima undangan tersebut,” jelas mantan kapten The Reds itu seperti dilansir dari media Daily Mirror pada (30/05/2019).

“Dan hal yang saya petik adalah: Membayangkan bisa bermain untuknya. Saya tidak cukup beruntung karena tidak pernah bermain untuk Jurgen Klopp. Mungkin [saya] terlalu tua. Saya melewatkan kesempatan itu. Tapi yang jelas, saya iri dengan para pemain Liverpool saat ini.” Tambahnya.

“Saya keluar dari kantornya setelah mengobrol, dan ketika saya berjalan keluar dari tempat latihan, saya sebenarnya ingin berjalan kembali dan duduk bersamanya. Saya ingin memakai jersey dan bermain untuk mereka, dan berlari untuk mereka dan berlari dengan kencang. Dia menularkan ilmunya, dia menginspirasi Anda.”

Film dokumenter ini mengeksplorasi pikiran dari baik Jurgen Klopp maupun bos Spurs Mauricio Pochettino, menggunakan keahlian Steven Gerrard dan mantan pelatih Bayern Munich Jurgen Klinsmann untuk memahami cara mereka beroperasi.

Bagi Steven Gerrard, yang memulai karirnya sendiri di dunia manajerial, bos Liverpool saat ini memiliki satu kualitas yang jelas: kekuatan karakter yang luar biasa.

“Satu hal yang ingin saya tegaskan, kekuatan utamanya adalah kepribadiannya. Mayoritas orang hanya melihatnya di kamera, dan mereka membicarakan kepribadian itu,” jelasnya. “Itu adalah kepribadian yang istimewa, itu adalah karakter yang menular pada lingkungan di sekitarnya.”

“Dia membuatmu merasa istimewa dan diinginkan, dan disambut. Itulah alasan mengapa para pemain melakukan segalanya untuknya. Karena kepribadiannya yang menular tersebut.”

“Dia adalah pria yang Anda harapkan untuk sukses dalam permainan. Saya pikir Jurgen Klopp memiliki hubungan yang baik kepada para pendukung Liverpool, para penggemar, orang-orang, kota, para pemain. Sesuatu yang istimewa untuk disaksikan.”

Steven Gerrard masih memiliki sejumlah mantan rekan setim di Anfield, dan masing-masing dari mereka menyatakan kepadanya tentang respek mereka kepada manajer. “Jurgen Klopp, sejak hari pertama sangat jujur, terbuka, dan penuh hormat. Dan jika Anda membalas dengan respek yang serupa, maka dia akan berusaha keras untuk Anda,” tambahnya.

“Para pemain menyadari bahwa mereka bermain untuk manajer spesial. Dia melindungi para pemain, saya pikir dia mengurangi tekanan. Dia hampir menjadi figur utama. Banyak klub sepakbola di seluruh Eropa, yang mungkin memiliki pemain sebagai figur utamanya, sebut saja [Lionel] Messi di Barcelona.” Tutupnya.

Tentu saja Steven Gerrad tidak perlu cemburu berlebihan,karna mantan klubnya akan bertarung habis-habis di liga champions, maka dari itu Liverpool sangat membutuhkan dukung baik itu dari sang legenda (Steven Gerrad) maupun dari para suporter the reds.