Diskusi Real Madrid FC
Diskusi Real Madrid FC
Bandar36JPDewa

Setelah sebelumnya pihak Barcelona memutuskan untuk memotong gaji seluruh pemainnya kini gantian Real Madrid yang juga mengambil langkah sama. Berdasarkan hasil kesepakatan atas keadaan pandemi virus corona skuad Real Madrid mengumumkan bahwa, seluruh bagian Real Madrid telah membuat kesepakatan untuk  pemotongan gaji.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi COVID 19 memang memberikan dampak yang amat besar untuk klub-klub sepakbola yang ada di Eropa. Pasalnya kini seluruh liga dihentikan, sehingga pemasukan klub juga mengalami gangguan. Kemudian hal tersebut berakibat pada beban besar klub untuk membayar gaji karyawan dan staf.

Rela Madrid Kehilangan Jutaan Euro

Sebagai informasi sejak virus corona menyerang Real Madrid telah mengalami kerugian yang amat besar. Selain tidak mendapatkan uang karena pertandingan yang ditiadakan, mereka juga tidak mendapatkan dana sponsor, uang dari penjualan merchandise, dan juga uang museum. Karenanya beban keuangan klub sangatlah besar.

Karena mau tidak mau klub harus mengambil kebijakan pemotongan gaji. Berkaitan kesepakatan pemotongan gaji Real Madrid, sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa hari lalu, karenanya pihak Marca (salah satu media berita Spanyol) telah merangkum secara lengkap proses perjalanan diskusi dari mulai usulan pemotongan gaji 10%, 20%, hingga akhirnya kini mencapai kesepakatan final.

Wacana Pemotongan Gaji Squad Ada Sejak Pekan Lalu

Pada hari Jumat (3/4/20) pihak Real Madrid telah memulai diskusi rencana pemotongan gaji seluruh skuad, hal tersebut berarti Madrid telah memiliki wacana pemotongan gaji sejak pekan lalu. Dalam kesempatan diskusi pihak klub menunjuk Jose Angel Sancez sebagai orang yang akan menyampaikan hal-hal terkait rencana pemotongan gaji tersebut.

Selaku direktur umum Real madrid, Jose Angel Sanchez membuat pembicaraan mengani pemotongan gaji yang lebih fokus pada para pemain. Ini jelas bukan hal mudah untuk dilakukan, namun Sanchez mengupayakan segala yang terbaik, hingga akhirnya pada hari Senin progres apik tersebut mulai terlihat.

Pada hari Senin lahir sebuah kesepakatan yang mana mau tidak mau pemotongan gaji harus dilakukan, karena klub tetap harus menyisihkan uang 100 juta euro seandainya dibatalkan, dan 50 juta euro jika musim tetap bergulir kembali. Tindak lanjut berikutnya, Presiden klub menyampaikan pada kapten tim yang kemudian disampaikan kembali pada rekan-rekannya.

Pemain Sempat Ada yang Minta Pemangkasan Hanya 5% Saja

Dari nominal yang dikonfirmasi oleh pihak klub melalui Sergio Ramos selaku kapten tim, kemudian memunculkan berbagai sudut pandang berbeda dari para pemain. Beberapa pemain bahkan meminta klub agar melakukan pemotongan hanya sebesar 5% saja, dari yang mulanya adalah 10 %.

Berkaitan dengan pendapat beberapa pemain diatas, Sergio Ramos dan pelatih mereka Zinedine Zidane serta pemain lain seperti Luka Modrick, Karim benzema, Fede Valderde,d an Lucas Vazquez, membujuk para pemain berkaitan untuk rela gajinya dipotong sebesar 10%, bahkan jika bisa 20% andaikata musim dibatalkan.

Atas Kesepakatan Gaji Pemain Madrid Dipotong 10% -20%

Akhirnya setelah mengalami berbagai diskusi dan sedikit perdebatan seluruh skuad Real Madrid kini menyepakati bahwa gaji tahunan mereka akan dipotong sebesar 10%-20%. Hal ini tidak hanya berlaku untuk pemain bola klub Real Madrid saja, namun juga seluruh bagian dari tim utama Real Madrid, Castila, serta skuad Basket Real Madrid.

“Seluruh pemain dan pelatih dari tum utama sepakbola serta basket Real Madrid, yang masing-masing dipimpin oleh kapten mereka. Bersama dengan seluruh jajaran direktur dari berbagai departemen kini telah membuat kesepakatan dengan sukarela, bahwa gaji untuk tahun ini akan dikurangi sebesar 10% hingga 20%. Tergantung dari bagaimana keadaan yang akan memberikan dampak pada musim 2019/2020” begitulah ungkap pihak klub pada website resmi Real Madrid.

Langkah yang diambil oleh Real Madrid ini memang dinilai sebagai suatu langkah yang paling tepat untuk menyelamatkan klub. Karena jika memaksakan diri untuk tetap menggaji skuad secara penuh bukan tidak mungkin klub justru mengalami kebangkrutan. Terlebih pandemi corona tidak bisa dipastikan hingga kapan akan berakhir.

Sebelum Real Madrid, sebenarnya beberapa klub top lainnya juga telah mengambil langkah yang sama. Setidaknya dua klub Eropa yang lebih dulu mengambil langkah pemotongan gaji pemain adalah Barcelona dan Juventus. Gaji pemain yang cukup besar memang merupakan beban paling berat untuk klub di keadaan seperti ini.

IndokasinoBantengmerahKLIK4A