Pelajaran dari Pertandingan Premier League Arsenal vs Watford
Bandar36JPDewa

Pertandingan antara The Gunners dan Watford di Emirates Stadium pada Minggu, 26 Juli 2020 malam WIB menghasilkan skor 3-2 atas The Gunners. Kemenangan ini tentu memberikan kebahagiaan tersendiri, meskipun performa yang ditampilkan pasukan Mikel Arteta pun kurang memuaskan karena Arsenal masih dalam masalah yang salam.

Fokus Arsenal memang menjadi masalah utama yang membuat para pemainnya mudah lengah, meskipun tim lawannya lemah. Posisi The Gunners yang menurun sepanjang musim pun membuat para fans merasa kecewa dan kemenangan ini rasanya belum cukup untuk mengobatinya sehingga diperlukan pembelajaran seperti ulasan di bawah ini.

Arsenal Masih Sama dan Aubameyang Gagal Jadi Top Scorer

Meskipun kemenangan berhasil didapatkan Arsenal, tapi performanya yang tidak memuaskan membuat kemenangan kali ini besar dipengaruhi oleh faktor keberuntungan. Tentu bukan kemenangan seperti ini yang diharapkan. Pada babak pertama, performa The Gunners masih memuaskan dan unggul dengan tiga gol yang berhasil dicetaknya terlebih dulu.

Sayangnya, kesungguhan permainan seakan berhenti di situ karena kemudian Watford berhasil mencetak gol hingga mendapatkan 2 skor. Bahkan, beberapa kali Watford nyaris mencetak gol ketiganya akibat para pemain Arsenal yang kehilangan fokus. Masalah ini sebenarnya sudah menjadi masalah klasik yang tak kunjung terselesaikan dengan baik.

Pada pertandingan ini, Aubameyang berhasil mencetak dua gol dan membuat satu assist. Namun, jumlah gol ini ternyata belum cukup untuk menjadikan Aubameyang sebagai top scorer. Musim ini, ia berhasil mencetak 22 gol dan kalah tipis dengan pemegang gelar top scorer, yaitu Jamie Vardy.

Jamir Vardy berhasil mengoleksi 23 gol selama musim ini sehingga membawanya berhasil merebut gelar pencetak gol terbanyak dan mengalahkan Aubameyang. Meskipun begitu, torehan 22 gol yang berhasil dicetak Arsenal menjadi prestasi tersendiri. Sayangnya, Arsenal kini harus segera menyelesaikan masalah kontrak Aubameyang di musim terakhirnya.

PR Besar Arteta dan Jalan Terakhir Arsenal

Pertandingan kali ini terlihat jelas bagaimana buruknya permainan lini pertahanan Arsenal, padahal tim lawan merupakan tim dari zona degradasi. Masalah inilah yang menjadi PR besar bagi Arteta yang harus segera diperbaiki. Barisan bek yang tampil buruk memberikan peluang bagi Watford untuk mencetak dua gol.

Bahkan, Wartford nyaris menyamakan kedudukan dengan berbagai peluang yang didapatkannya akibat lini pertahanan yang buruk. Untungnya, musim depan William Saliba datang untuk memperkuat bek tengah mereka, namun hal ini tergantung dengan bagaimana strategi Arteta dalam memaksimalkan skill yang dimiliki oleh pemain barunya ini.

Sebelum pertandingan, sebenarnya fakta ini sudah diketahui namun tetap saja menjadi fokus kembali setelah laga selesai dilangsungkan. Dalam tiga musim terakhir, Arsenal gagal tampil di Liga Champions dan musim depan bisa menjadi keempat kalinya mereka tidak lolos di kompetisi bergensi ini.

Kegagalan Arsenal ini diobati dengan paling tidak Arsenal masih bisa ke Liga Europa dan musim ini The Gunners harus berpuas diri di peringkat ke-8 sehingga mereka tidak mendapatkan tiket ke Eropa. Kesempatan terakhirnya dari FA Cup harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengobati berbagai kekalahan Arsenal.

Pelajaran dari Pertandingan Premier League Arsenal vs Watford

Nasib Troy Deeney Jadi Pertanyaan Besar Pecinta Sepak Bola

Pemain yang satu ini sebenarnya memiliki performa yang gemilang, hanya saja timnya tidak memberikan dukungan maksimal. Hal ini membuat Deeney tidak memiliki tempat utama untuk bisa menampilkan performa epiknya dalam pertandingan ini. Itulah mengapa nasib Troy Deeney menjadi pertanyaan bagi para pecinta sepak bola internasional.

Saat Watford berhasil mengalahkan Liverpool di Premier League, Deeney pun memiliki peran penting yang sungguh mengesankan. Kemenangan Watford atas Liverpool saja sudah menjadi kabar yang mengejutkan, apalagi dengan peran serta Seeney. Sepanjang musim, Deeney bergoleksi 10 gol dan 2 assists, tidak terlalu buruk.

Musim depan, Deeney terpaksa harus bermain di Championship dan berpuas diri dengan posisi sekarang ini. Kariernya bisa selamat apabila ada klub Premier League yang merekrut Deeney untuk musim depan. Sayangnya, harapan ini tidak semudah itu untuk diwujudkan karena skill Deeney yang tidak disadari banyak orang.

Lima pelajaran di atas seharusnya membuat Arsenal dan Watford perlu berbenah diri untuk menjadi klub sepak bola yang lebih baik lagi. Untuk bisa meraih harapan masing-masing, Arsenal dan Watford tentu harus mengetahui kelebihan dan kekurangan timnya sehingga bisa dicarikan solusi terbaik untuk memaksimalkan performa pemain.

IndokasinoBantengmerahKLIK4A