Lini Belakang Ambyar, Ini 5 Catatan Penting Pasca Persebaya Tumbang 3-4 Atas Persipura
Bandar36JPDewa
nonleaguezone.com – Persebaya surabaya harus menelan pil pahit saat melakoni laga kandang kedua mereka di LIga 1 musim ini. Menjamu Persipura Jayapura, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut harus kalah dengan skor ketat cukup yakni 3-4, Jumat (13/3/2020) malam WIB.
Bermain di depan ribuan Bonek mania, Makan Konate cs gagal menunjukkan permainan terbaik mereka yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain depan Persipura Jayapura untuk mencuri gol.
Persipura Jayapura bahkan sudah bisa unggul dua gol lewat brace Thiago Amaral masing-masing di menit 20′ dan 34′. Dua gol lain bagi tim besutan Jackson F. Tiago dicetak oleh Muhammad Tahir di menit 54′ dan Ferinando Pahabol di menit 88′.
Sedangkan tiga gol Persebaya dicetak oleh David da Silva menit 43′, Mahmoud Eid menit 74′ dan pemain pengganti Rendi Irawan saat laga memasuki injury time pada babak kedua.
Usai laga ketat yang diwarnai drama 7 gol plus 1 penalti gagal tersebut, apa saja 5 catatan menarik yang ramai untuk diperbincangkan? berikut ulasannya
1. Lini Belakang Persebaya Ambyar
Memainkan duet bek tengah lokal dalam diri Rizky Ridho dan Hansamu Yama. Pemain Persipura Jayapura begitu leluasa dalam mengobrak-abrik lini pertahanan Bajul Ijo.
Hal ini kian diperparah dengan buruknya support dari lini tengah yang kurang bisa membendung serangan cepat dan pressing tinggi tim Mutiara HItam.
Aryn Williams yang diplot sebagai pemutus serangan juga kurang maksimal dalam mengemban tugasnya. Pasalnya Aryn terlihat hanya bekerja sendirian saat mencoba membendung serangan Persipura.
2. Persebaya Minim Kreatifitas
Punya playmaker sekelas Makan Konate nyatanya tak menjamin penampilan Persebaya menjadi kian atraktif. Ketatnya pengawalan pemain tengah Persipura Jayapura juga belum bisa sepenuhnya diatasi oleh punggawa Bajul Ijo.
Tiga Gol yang lahir bagi Persebaya bahkan cenderung lebih berbau keberuntungan dibandingkan melalui alur skema penyerangan yang jelas dan tersusun rapi.
3. Takuya Matsunaga si penguasa lini tengah
Tampil disiplin dan tak kenal lelah saat membantu lini serang Persipura Jayapura. Gelandang 29 tahun asal Jepang ini juga banyak memenangi duel lini tengah dan mampu setidaknya mematikan pergerakan Makan Konate yang coba mengkreasi serangan Persebaya.
Kemampuan bertahannya juga cukupu baik dalam mem-backup lini belakang Persipura agar tak langsung berhadapan dengan pemain depan Persebaya.
Sayang Liga 1 belum menggunakan teknologi statistik macam opta, jadi admin agak kesusahan untuk mencari total ball recovery yang sukses dilakukan Takuya Matsunaga dalam laga ini.
4. Semua gol (7) dicetak lewat kaki: 5L 2R
Dalam laga ini ada 7 gol yang tercipta. Uniknya lima gol tersebut diantaranya dicetak lewat kaki kiri yakni dua gol Thiago Amaral di menit 20′ (tendangan bebas), dan di menit 34′.
Tiga gol kaki kiri lainnya dicetak oleh David da Silva di menit 43′ Muhammad Tahir di menit 54′, dan Mahmoud Eid di menit 74′.
Sedangkan dua gol lain dicetak lewat kaki kanan Ferinando Pahabol di menit 88′ dan Rendi Irawan di menit 90+1′.
5. Man of The Match: Thiago Amaral
Selain mengemas dua gol, pemain anyar Persipura ini juga berkontribusi terhadap terciptanya gol ketiga Persipura Jayapura yang dicetak oleh Muhammad Tahir di menit 54′.
Sepertinya memang layak jika Thiago Amaral didapuk sebagai pemain terbaik di laga Persebaya vs Persipura (13/3/2020).
IndokasinoBantengmerahKLIK4A