Liga Champions (UCL)
slot online deposit pulsa

Banyak sekali tim yang sudah tidak terdengar di Liga Champions (UCL). Nah, tim manakah yang dirindukan para fans?

Jauh sebelum Liga Champions didominasi oleh dua tim kuat asal spanyol Real Madrid dan Barcelona, ada satu tim yang dulu merupakan langganan juara UCL alias pesaing terbesar Real Madrid.

Meskipun memiliki rivalitas yang panjang dengan Barcelona, sejatinya rival sejati El Real di kancah sepakbola eropa bukanlah Blaugrana. El Barca sendiri baru mulai menunjukan kemonceranya sejak era milenium atau tepatnya adalah sejak kemunculan Lionel Messi.

Jauh sebelum itu ada sebuah tim yang selalu menjadi langganan juara UCl dan menjadi kolektor pesain trophy telinga besar bagi Real Madrid dengan jumlah trophy sebanyak 7 gelar.

Benar, tim tersebut tak lain dan tak bukan adalah Ac Milan. I Rossoneri atau julukan bagi Ac Milan merupakan tim italia dengan koleksi gelar Liga Champions terbanyak kedua setelah Real Madrid atau yang terbanyak dari semua tim italia.

AC Milan

Dimasanya tim ini merupakan tim yang sangat ditakuti oleh lawan lawanya. Bahkan saat dimusim terakhir Ac Milan mampu menjadi juara UCL yakni musim 2006/2007 Milan saat itu dihuni oleh sejumlah pemain top dunia seperti Inzhagi, Ricardo Kaka, maldini dan sang kiper gaek Dida.

Milan mampu meraih gelar juara usai menundukan Liverpool di partai final sekaligus membalas kekalahan mereka saat final UCL 2004/2005 di Istanbul Turki. Saat mereka menyerah lewat adu pinalti usai unggul 3-0 dibabak pertama.

Ac Milan merupakan tim tersukses italia diajang liga Champions. 11 kali masuk final dan 7 kali menjadi juara yakni pada tahun 1963, 1969, 1989, 1990, 1994, 2003 dan 2007.

Berbeda dengan Juventus, Ac Milan dikenal memiliki DNA kuat saat berlaga dikompetisi tertinggi benua biru tersebut.

Jauh sebelum Barcelona, Bayern Munchen atau Manchester United tiga tim kuat yakni Real Madrid, Liverpool dan Ac milan merupakan penguasa Liga Champions.

Dari tiga nama tersebut hanya Ac milan yang masih belum mampu kembali berlaga diajang UCl. Madrid terus mendominasi di 3 edisi terakhir, Liverpool berhasil menjadi tim mapan UCL semenjak dilatih oleh Jurgen Klopp bahkan musim lalu menembus final meski gagal usai dikalahkan Madrid 1-3 di babak final.

Harapan untuk melihat AC Milan kembali berlaga di UCL musim depan rasanya bisa segera terwujud pasalnya milan dibawah komando Gattuso dan bintang baru mereka Piatek mampu membawa kembali AC milan berada di zona UCL dengan menduduki peringkat 4 dan hanya terpaut 2 poin dari Internazionale Milan di posisi ke tiga.

Benar, banyak yang beranggapan bahwa Liga italia terlalu kecil bagi AC milan. Liga Champions adalah kompetisi yang paling layak untuk sang juara. Milan sudah seharusnya berlaga dikompetisi tertinggi benua biru dan kembali mengharumkan nama italia dikancah eropa.

Seperti yang kita ketahui sekalipun Juventus saat ini merupakan wakil italia yang paling menjanjikan di UCl namun Juventus kerap kali gagal dibabak final dan kerap mendapat julukan badut eropa.

Juventus FC

Mungkin akan lain ceritanya jika Ac Milan yang bermain dibabak final UCL maka jaminan piala sudah pasti akan didapat.

Kini banyak fans yang sudah tidak sabar untuk melihat kembali AC Milan berlaga di ajang liga champions eropa. Mungkin ini juga sebagai bentuk rasa bosan para pecinta sepakbola italia yang melihat wakil mereka di UCL selalu gagal meraih gelar dan kerap hanya dianggap sebagai badut eropa.

Bagaimana sobat apakah ada yang masih ingat dengan kejayaan kejayaan AC Milan dimasa lalu? mampukah mereka kembali ke bentuk permainan terbaik mereka?

agen casino online terpercaya indonesia