Kata Alan Shearer, Sosok Ini yang Membuat The Fox Leicester Tambah Buas
slot online deposit pulsa

Sekarang Leicester City naik ke posisi 3 besar setelah mereka berhasil meraih kemenangan yang cukup besar yakni 9-0 atas tuan rumah Southampton di Stadion St Mary pada matchweek 10 Premier League, Sabtu (26/10/19) pukul 02.00 dini hari WIB.

Seperti yang dilansir dari situs Premierleague,com (30/10/19), Leicester City telah berhasil mengumpulkan sebanyak 20 poin terpaut 8 poin dari pemuncak klasemen Liverpool namun hanya selisih 2 poin dengan Manchester City yang berada diposisi kedua Klasemen Liga inggris. Produktivitas The Fox dengan mencetak 17 gol berada pada posisi ke-2 dibawah pesaing mereka yakni Manchester City dengan 23 gol.

Raihan Leicester City ini adalah hujan gol yang fantastis untuk memastikan rekor kemenangan tandang terbesar di Premier League. Menyamai rekor ketika Manchester United mengalahkan Ipswich Town 9-0 pada tahun 1995 di Old Trafford.

Situs resmi klub Leicester city, lcfc,com menyebutkan bahwa Ben Chilwell mencetak gol pertama setelah 10 menit laga berlangsung. Hanya dua menit setelah itu bek kiri Saints, Ryan Bertrand harus keluar karena mendapatkan kartu merah dari Wasit Andre Marriner. Berdasarkan VAR, wasit memutuskan bahwa Bertrand telah melakukan pelanggaran serius terhadap Ayoze Perez.

Perez mencetak hat-trick untuk pertandingan keduanya secara beruntun melawan Southampton. Demikian pula dengan Jamie Vardy tiga gol yang dicetaknya malam itu menambah jumlah golnya pada musim ke delapannya bersama The Fox.

Youri Tielemans juga tembakannya tepat sasaran, sementara tendangan bebas James Maddison menusuk gawang Angus Gunn membuat Leicester unggul 9-0 atas Southampton sekaligus melampaui rekor kemenangan tandang Manchester United 8-1 atas tuan rumah Nottingham Forest pada tahun 1999.

Penalti pada injury time yang dilakukan Jamie Vardy menyamai kemenangan terbesar dalam setiap pertandingan Premier League. Malam itu Brendan Rodgers telah membuat Fox Leicester City menorehkan sejarah dalam pertandingan pembukaan Matchweek 10.

Performa skuad Serigala dari King Power Stadium ini benar-benar sangat buas. Banyak pengamat mulai memperhitungkan peluang Leicester City masuk dalam 6 besar. Bahkan ada yang memprediksi sebagai ancaman bagi Liverpool dan Manchester City untuk meraih juara Premier League.

Bagi Alan Shearer, keberhasilan Leicester City sejauh ini adalah sentuhan magis dari seorang yang bernama Brendan Rodgers. Dialah terutama yang pantas mendapat pujian paling banyak atas kemenangan luar biasa Leicester City 9-0 atas Southampton.

“Banyak tim akan kehilangan kendali tetapi Manajer Leicester City telah menanamkan budaya yang membuat para pemainnya haus akan lebih banyak gol. Brendan Rodgers telah membuat Leicester City menjadi kejam,” kata pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Premier, Alan Shearer seperti yang dilansir dari situs Premierleague,com (30/10/19).

Pernyataan Shearer ini bukan omong kosong. Permainan Leicester City dengan skema 4-1-4-1 telah mengubah segalanya dalam skuad mereka. Hanya ada seorang pivot yaitu Wilfred Ndidi, pemain asal Nigeria ini ang berperan sebagai penyeimbang transisi. Dengan 4 gelandang Leicester City yang sangat agresif, Youri Tielemans, Ayoze Perez, James Maddison dan Harvey Barnes. Mereka sangat mendukung striker tunggal, Jamie Vardy.

Brendan Rodgers benar-benar telah mengubah filosofi sepakbola mereka. Manajer ini banyak memiliki inspirasi seperti saat dirinya membesut Liverpool dulu yang membuat para pemain Leicester City haus akan gol.

Bukan hal yang kebetulan saat ini hingga pekan ke-10 Leicester City berada di posisi ke-3 klasemen Premier League. Jadi tim lain harus mulai mewaspadai Serigala satu ini.

agen casino online terpercaya indonesia