Kali Ketiga Real Madrid Gagal Lolos ke Final Supercopa
Bandar36JPDewa

Real Madrid terpaksa harus menghentikan langkahnya menuju final Supercopa de Espana. Tanpa adanya mujizat yang menyelamatkan Madrid di menit-menit terakhir seperti biasanya membuat mereka harus merasakan kegagalan untuk kali ketiga. Hal ini mereka dapatkan kembali dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Los Blancos dikalahkan dengan skor tipis 1-2 dalam pertandingan semi final kontra Athletic Bilbao yang berlangsung di Estadio La Rosaleda. Pertandingan ini berlangsung Jumat (15/1) dini hari kemarin. Pada laga ini, Raul Garcia yang merupakan mantan pemain Atletico Madrid jadi sosok paling dibenci para pemain Real Madrid.

Garcia menyumbang dua gol kemenangan untuk Atletico Madrid dalam ajang pertandingan Piala Super Spanyol malam kemarin. Hal ini jadi alasan dirinya dibenci setelah mengalahkan Los Blancos. Dua gol dari Garcia menjadi penentu kemenangan tim mereka di pertandingan semi final ini. Gol tersebut diciptakan pada menit ke 18 dan 38.

Dua Gol dari Raul Garcia Menumbangkan Madrid

Raul Garcia menjadi pahlawan bagi Bilbao setelah membawa timnya ke babak final. Tepat sebulan sebelumnya, dia sempat diganjar kartu merah dalam laga sebelumnya. Garcia berhasil memanfaatkan momen sehingga berhasil mencetak gol pertama. Lini belakang Real Madrid sempat lengah akibat kurangnya kewaspadaan.

Hal ini membuat celah yang kemudian langsung dimanfaatkan Raul Garcia. Awalnya, Lucas Vazquez melakukan kesalahan setelah salah memberikan umpan. Dani sukses mencegat umpan tersebut, lalu menggiring bola menuju dalam kotak sebagai umpan trobosan. Bola ini berhasil diterima Raul dan kemudian menendang bola melesat ke sudut gawang milik Thibaut Courtois.

Raphael Varane harus menerima hukuman dari sang pelatih akibat kesalahannya setelah timnya kebobolan satu angka. Zinedine Zidane menarik keluar Varane tepat pada awal paruh kedua sebagai hukumannya. Pada menit ke-38, gawang Thibaut Courtois kembali dibobol Raul untuk kedua kalinya.

Gol kedua didapat setelah Inigo Martinez dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Vazquez. Gerakan kaki Raul berhasil menipu Kiper Courtois sehingga bola dengan mudah memasuki gawangnya. Courtois menjatuhkan tubuhnya ke sisi kiri mencoba menjemput bola dari Raul. Akan tetapi, mantan striker Atletico itu justru menendangkan bola ke arah berlawanan, yaitu ke bagian sisi gawang Real Madrid.

Satu Gol Balasan dari Los Blancos

Meski sudah tertinggal dua angka dari lawannya, Los Merengues masih memiliki kesempatan untuk mengejarnya. Tepat di menit ke-62, peluang itu coba dimanfaatkan dengan mengeksekusi penalti. Akan tetapi, usaha mereka gagal setelah bola membentur gawang sehingga bola gagal menembus gawang lawan.

Peluang emas untuk Real Madrid tidak dapat dieksekusi dengan baik sehingga membuat Zidane sangat menyesal. Pada babak pertama, kapten Sergio Ramos berhasil memanfaatkan tendangan bebas dari Toni Kroos dan mengubahnya jadi serangan sundulan mengarah ke Unai Simon, penjaga gawang yang berusaha mengamankan gawangnya.

Hingga pada akhirnya, Real Madrid berhasil mencetak satu gol balasan tepat di menit ke-73. Karim Benzema berhasil mengeksekusi bola dan membuat selisih skor kedua tim mengecil. Kemudian, statistik pertandingan ada di pihak skuad Zinedine Zidane, mereka menguasai 70 persen bola pada saat itu.

Mereka berhasil memberi serangan sebanyak 21 kali, namun hanya 6 di antaranya bisa disebut sebagai serangan yang tepat sasaran. Dari serangan itu hanya satu yang berbuah gol. Bilbao hanya mendominasi bola sebanyak 30 persen, delapan percobaan serangan dan dari serangan itu hanya ada empat shots on target dan dua gol.

Hasil dari pertandingan ini membuat Real Madrid gagal untuk lolos ke final Piala Super Spanyol untuk kali ketiga. Kegagalan pertama didapat pada tahun 2016, sedangan kegagalan kedua pada tahun 2018. Di pertandingan tahun 2016 dan 2018, Barcelona jadi tim perebut trofi Supercopa de Espana.

IndokasinoBantengmerahKLIK4A