Kalah dari Sassuolo, Apa Penyebab Milan Jadi Terpuruk?
Bandar36JPDewa

Menjadi tuan rumah, AC Milan malah dipermalukan oleh tamunya, karena Sassuolo menang 1-2 pada laga lanjutan seri-A. Pertandingan dilakukan di San Siro, Rabu, 21 April kemarin malam WIB. Sungguh disayangkan, padahal awal bermain, AC Milan sudah cukup bagus.

Hakan, salah satu pemain Rossoneri berhasil menjebol gawang tim tamu pada menit ke-30. Tapi keadaan langsung berbalik begitu saja, saat Sassuolo mulai membakar semangat membara dengan langsung meluncurkan 2 gol ke gawang sang tuan rumah.

Skor tersebut dicetak oleh Giacomo Raspadori pada menit ke-76 dan 83. Pemain ini menjadi mimpi buruk bagi Rossoneri karena mampu bermain baik. Ada beberapa hal yang terjadi pada laga Rabu malam, dalam rangkuman berikut.

Pelajaran AC Milan Hingga Takluk Oleh Sassuolo

Meski selisih satu angka dengan tim tamu, tapi AC Milan sebenarnya tidak turun drastis dari rankingnya sekarang di klasemen sementara. Hanya saja, jaraknya dengan Inter Milan semakin jauh. Kini, Rossoneri telah mengantongi 66 poin di posisi kedua.

Setelah laga tersebut usai, Rossoneri kini mendapat beberapa pelajaran hingga membuatnya harus kembali semangat untuk pertandingan ke depannya. Pasalnya, di awal pertandingan sukses, bukan berarti berakhir manis di akhir.

Karena AC Milan mengaku bahwa Raspadori menjadi mimpi buruk bagi mereka. Umurnya yang baru 21 tahun, menjadikan penyerang asal Italia itu berapi-api di atas lapangan. Lihat saja, kemarin malam, dia langsung memasukkan 2 gol dalam waktu cukup berdekatan.

Tak ayal, Giacomo sudah menjadi mimpi buruk bagi Rossoneri. Mereka juga akhirnya bertekuk lutut, dan berakhir harus menerima nasibnya dikalahkan oleh tim tamu. AC Milan mungkin kalah, juga karena kehilangan bombernya.

Banyak supporter bilang no Ibra, no party, artinya tim tidak akan berpesta dengan baik dalam laga, ketika sang bintang tidak diturunkan main. Ya, pemain asal Swedia itu gagal berlaga karena kondisinya kurang fit.

Penggantinya adalah Rafael Leao, namun penggantinya ini tidak dapat bermain maksimal, seperti halnya Ibra. Karena hal tersebut, Milan menjadi seperti kehilangan dan sangat mengganggu selama berlaga.

Setelah pertandingan dengan Sassuolo, sebenarnya ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Rossoneri, yaitu :

  1. Pertahanan Milan ternyata cukup tumpul. Dilihat dan dianalisis, ternyata lini belakang mereka cukup rapuh. Terbukti, dalam 6 laga terakhir, mereka sudah kebobolan 8 gol.
  2. Seperti sebuah kebiasaan, Rossoneri memang seperti sangat lemah jika bertanding dalam kandangnya. Bahkan dalam Serie A, sudah 5 kali mendapat kekalahan.
  3. Dan sudah pasti, kesempatan menang semakin tipis, karena jaraknya cukup jauh dengan Inter Milan yang ada di puncak klasemen.

Bukan karena ESL, Inilah Alasan Rossoneri Kalah

Banyak yang bilang, AC Mlan menjadi kurang fokus selama menjamu Sassuolo karena kasusnya masuk ESL. Kemudian Stafano Pioli akhirnya angkat bicara mengenai hal tersebut. Bahwa apa yang terjadi mengenai masalah itu, tidak berpengaruh pada pertandingan.

Direktur AC Milan, Maldini, juga berkomentar untuk meluruskan desas-desus tersebut, ia mengatakan bahwa dirinya juga tidak terlibat dalam ESL yang menyangkut Rossoneri. Selanjutnya, ia juga meminta maaf atas tifosi Milan.

Jadi, apa alasan mereka kalah dalam kandang? Kelelahan bukan menjadi alasan utama, mereka juga tidak ingin mengambing hitamkan alasan tersebut. Intinya kekalahan itu karena kualitasnya kurang.

Ruang untuk mencuri celah memang ada, tapi karena kualitas bermainnya menurun, sehingga kurang memanfaatkannya dengan baik. Dengan hal tersebut, menjadikan semuanya pelajaran, agar dapat tampil maksimal pada laga sisa musim ini.

IndokasinoBantengmerahKLIK4A