Juventus Cuma Menang Tipis Atas Parma, Tak Disangka Begini Reaksi Maurizio Sarri

Juara Serie A ditinggal pensiun bek legendaris Italia Andrea Barzagli, kontrak peminjaman Martin Caceres sudah berakhir dan mereka menjual Joao Cancelo ke Manchester City, Leonardo Spinazzola ke AS Roma dan prospek panas Moise Kean ke Everton.

Bianconeri bereaksi terhadap kepergian mereka dengan merekrut mantan kapten Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt dengan harga sekitar € 75 juta beserta Danilo, Merih Demiral, Adrien Rabiot hingga Aaron Ramsey.

Mantan bos Chelsea Maurizio Sarri ditunjuk sebagai manajer baru mereka, Gonzalo Higuain dan ikon Gianluigi Buffon kembali ke klub, dan jangan lupakan juga mereka sudah mengamankan tanda tangan pemenang lima kali Ballon d’Or Cristiano Ronaldo pada musim panas tahun lalu.

Tim racikan Sarri memulai musim Serie A yang baru pada Sabtu malam, ketika mereka melakukan kunjungan ke markas Parma, dan para pemain yang menghiasi bangku cadangan mereka dalam kemenangan 0-1 di stadion Ennio Tardini bukanlah sesuatu yang sekedar luar biasa.

Bukan Ronaldo, tapi gol kemenangan tim tamu hadir di menit ke-21 melalui tendangan kaki kanan kapten Giorgio Chiellini yang mengarahkan kembali tembakan keras Alex Sandro masuk ke dalam gawang kiper Luigi Sepe.

Ronaldo hampir saja menorehkan gol, tapi sayang dianulir oleh VAR karena offside minimal. Terlepas dari itu semua, boleh dibilang aspek yang paling menarik dari laga perdana Juve di Serie A adalah kedalaman skuad mereka yang fenomenal.

Di kompetisi teratas Italia, sebuah tim dapat memiliki hingga 12 pemain pengganti di bangku cadangan (masing-masing tujuh di Premier League Inggris dan La Liga Spanyol), dan Juve mendaftarkan nama-nama fantastis di sana.

Buffon dan Carlo Pinsoglio adalah penjaga gawang cadangan, sementara Danilo, Demiral dan De Ligt – yang secara luas dianggap sebagai bek tengah paling menjanjikan di Eropa – adalah opsi cadangan di lini pertahanan.

Trio lini tengah Rabiot, Emre Can dan Rodrigo Bentancur juga terlihat duduk manis di tepi lapangan, seperti halnya Juan Cuadrado, Federico Bernardeschi, Mario Mandzukic dan Paulo Dybala yang memiliki peringkat tinggi.

yang menyoroti beberapa talenta kelas atas yang bahkan tidak masuk ke dalam starting XI Juventus di kandang Parma. Wojciech Szczesny, Leonardo Bonucci, Miralem Pjanic dan Ronaldo adalah jantung dari starting line-up Bianconeri, tetapi para bintang lain di bangku cadangan mereka juga tak kalah hebatnya.

Terlepas dari itu semua, Manajer Italia tak bisa mendampingi skuadnya dan digantikan asisten manajer saat Bianconeri memulai laga perdana mereka di liga. Asisten Juventus Giovanni Martusciellomengakui Maurizio Sarri “sangat senang” dengan kemenangan Sabtu atas Parma setelah berbicara dengan manajer yang absen karena sakit itu, goal,com(25/8/2019).

Sarri tidak berada di bench untuk delapan kali juara Serie A Juventus, yang mengawali gelar juara dengan kemenangan 1-0 di Parma berkat Giorgio Chiellini.

Martusciello mengambil alih pertandingan saat Sarri fokus pulih dari pneumonia – dengan mantan bos Chelsea juga bersiap untuk melewatkan pertandingan melawan Napoli.

Setelah pertandingan, Martusciello mengatakan kepada wartawan: “Kami berbicara dengan Sarri berkali-kali di pagi hari.”

“Jelas baginya, sangat sulit untuk menjauh dari tim dan oleh karena itu dia ingin tahu apa pun yang terjadi, kondisi para pemain, bagaimana mereka menjalani awal liga.”

“Dan kami juga berbicara dengannya sebelum pertandingan, selama istirahat dan di akhir pertandingan. Dia sangat senang dengan hasilnya, tetapi sedikit marah juga karena dia perfeksionis.”

“Ketika sesuatu tidak berjalan ke arah yang dia inginkan, jelas dia menjadi sedikit marah. Dia senang dengan apa yang dilakukan para pemain di babak pertama dan di atas semua itu dia sangat senang dengan bagaimana tim menghadapi momen penderitaan di permainan.”

Gelar Serie A lainnya nampaknya sudah pasti terjamin, jadi fokus utama dari skuad bertabur bintang ini adalah memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 1995/96.