Ingin Pulangkan Coutinho Tapi Tak Kesampaian, Jurgen Klopp Sampai Bilang Begini

Barcelona rela menjual Philippe Coutinho di musim panas ini, tetapi mungkin karena harganya yang terlalu mahal ia akhirnya bergabung ke jawara Bundesliga Bayern Munich dengan status pinjaman selama musim.

Tim Raksasa Jerman itu juga memiliki opsi untuk membeli secara permanen seharga € 120 juta, yang sedikit mengingatkan kita pada upaya mereka dalam menandatangani playmaker Real Madrid James Rodriguez.

Coutinho sendiri sempat dikaitkan dengan kembalinya ke League Premier di mana Manchester United, Tottenham Hotspur dan Arsenal dilaporkan berminat untuk mengamankan servis gelandang serang internasional Brasil itu.

Terbaru, dilansir dari The Athletic(20/08/2019), agen Coutinho ‘menjelaskan’ kepada Liverpool bahwa ia lebih memilih pindah kembali ke Anfield. Namun, laporan tersebut juga mengklaim bahwa Liverpool tidak tertarik pada kesepakatan pinjaman mahal yang akan mencakup opsi untuk membeli.

Setelah berseragam Barcelona, penampilan Coutinho justru jauh dari harapan hingga akhirnya masuk dalam daftar jual klub berjuluk Blaugrana itu pada bursa transfer musim panas 2019. Melihat peluang tersebut, Jurgen Klopp sejujurnya tertarik memulangkan kembali Coutinho.

Alih-alih bisa bereuni kembali, nyatanya manejemen Liverpool tidak memiliki dana untuk memulangkan pemain berusia 27 tahun itu. Sebab uang hasil penjualan Coutinho sudah digunakan untuk berinvestasi dengan mendatangkan pemain-pemain seperti Virgil Van Dijk, Alisson Becker, Naby Keita hingga Fabinho.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp kembali membeberkan alasan manejemen tidak mampu memulangkan Philippe Coutinho dari Barcelona pada bursa transfer musim panas 2019.

Jurgen Klopp secara pribadi menyimpulkan bahwa Coutinho tidak akan secara dramatis memperbaiki timnya, sementara itu, ia juga masih senang dengan berbagai opsi serangan yang ia miliki di dalam skuadnya saat ini.

“Kedengarannya agak aneh, tapi kami tidak mampu [untuk menandatangani Coutinho], kami sudah menghabiskan uang tunai yang kami dapatkan dari penjualannya,” kata Klopp kepada Goal (21/08/2019).

Dilansir dari Goal (21/08/2019), Jurgen Klopp sebenarnya tidak ingin kehilangan Coutinho saat ada minat dari Barcelona pada bursa transfer Januari 2018 silam. Namun sayangnya Coutinho lebih tertarik pindah ketimbang bertahan ditambah lagi Barcelona datang dengan membawa dana transfer sebesar €120 juta yang kemudian membengkak menjadi €160 juta.

“Kami dulunya enggan menyerahkannya, tetapi Barcelona memaksa kami dengan menggunakan uang mereka. Langkah itu masuk akal bagi kedua belah pihak. Dia pemain super dan anak yang hebat. Dia adalah pemain sepakbola kelas dunia yang dapat mengubah permainan di lingkungan [klub] yang tepat.” Ungkap Jurgen Klopp.

Namun kini kesempatan itu sudah sirna sebab bursa transfer musim panas 2019 Liga Inggris sudah ditutup serta Philippe Coutinho Raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Munchen secara resmi telah memperkenalkan Philippe Coutinho sebagai rekrutan teranyar mereka pada bursa transfer musim panas 2019 dengan status pemain pinjaman.

Dilansir dari Express (19/08/2019), Barcelona menjelaskan bahwa Philippe Coutinho dipinjamkan ke Bayern Munchen selama satu musim. Dalam kesempatannya, Bayern Munchen harus membayar biaya pinjaman sebesar €8,5 juta termasuk menanggung sepenuhnya beban gaji untuk pemain asal Brasil itu. Dalam kesepakatan tersebut juga dijelaskan bahwa Bayern Munchen bisa mempermanenkan Coutinho dengan harga €120 juta.

Di Bayern Munchen, Philippe Coutinho diberikan nomor punggung 10 yang merupakan peninggalan dari James Rodriguez. Namun jika melihat jauh kebelakang sebelum berseragam Barcelona, Philippe Coutinho merupakan pemilik nomor punggung 10 di Liverpool.

Selain kembali mengenakan nomor 10 seperti saat masih bersama Liverpool, warna jersey utama Bayern Munchen adalah merah. Sebagaimana diketahui dengan nomor punggung 10 serta warna merah, Philippe Coutinho menjadi pemain bintang Liverpool serta salah satu pemain yang disegani di Liga Inggris saat itu.