Inggris Tidak Punya Peluang Juara EURO 2020, Ini Alasannya
Bandar36JPDewa

Sejak Piala Eropa alias Euro diadakan pertama kalinya pada 1968, tidak sekalipun Timnas Inggris berhasil mendapatkan gelar juara. Sejauh ini, Inggris yang mampu duduk di posisi ketiga dalam laga perebutan.

Maka tidak heran jika tim asuhan pelatih Gareth Southgate tersebut berambisi untuk memperebutkan trofi Piala Eropa untuk pertama kalinya. Sayangnya, banyak pengamat sepakbola yang menganggap itu hanya angan-angan saja.

Tim Nasional Inggris dianggap tidak memiliki peluang sama sekali menjadi juara pertama Euro 2020. Club sepakbola ini dinilai tidak belajar dari pengalaman mereka dan justru semakin meningkatkan peluang kekalahan. Apa permasalahannya?

Alasan Timnas Inggris Tidak Berpeluang Menang Euro 2020

Ada beberapa alasan timnas Inggris tidak memiliki peluang merebut gelar juara Piala Eropa 2020/2021 ini. Berikut beberapa alasannya:

1. Tidak Ada Pemain “Istimewa”

Sebut saja seperti sosok Cristiano Ronaldo di Portugal, Paul Pogba di Prancis dan lain-lainnya. Lalu, siapa sosok istimewa di tim Inggris? Faktanya memang sejauh ini club belum memiliki pemain andalan mereka.

Dianggap sebagai pemain istimewa bukan hanya dari popularitasnya saja, tapi juga harus memiliki segudang prestasi membanggakan serta handal dalam mengolah bola. Pemain tersebut biasanya menjadi kunci kemenangan tim.

Sayangnya, Jordan Henderson tidak memiliki skill ‘dewa’ dalam menggiring bola, meskipun dia mempunyai jam terbang tinggi di dunia olahraga ini.

2. Starting XI & Cadangan Tim Dinilai Timpang

Dalam Euro 2020, Gareth Southgate sudah mempersiapkan beberapa pemain berbakat yang dipastikan akan masuk ke starting XI. Diantaranya Harry Kane, Harry Maguire dan Ben Chilwell.

Namun untuk cadangan tim sepertinya mereka kurang beruntung dan dianggap timpang. Jika ada rotasi pemain karena pelanggaran atau cidera, tidak ada pemain yang sepadan dapat menggantikan pemain-pemain utama tersebut.

Terlebih di skuad 26 pemain Inggris banyak diantaranya masih kurang berpengalaman di level internasional. Skill saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pengalaman tinggi di lapangan.

3. Mendapatkan Tekanan Berlebihan

Inggris termasuk tim yang selalu mendapatkan sorotan dari para penikmat sepakbola di seluruh dunia. Alasannya karena memang timnas ini memiliki beberapa pemain dari club terkenal.

Akan tetapi hal itu justru menjadi tekanan besar bagi tim. Salah sedikit saja, mereka akan dihujat habis-habisan. Pemain profesional mungkin bisa menganggapnya sebagai motivasi, tapi belum tentu semua bisa menerima.

Komentar negatif hingga kritikan tajam bisa menjatuhkan mental pemain. Akibat buruknya justru akan membuat performa permainan menjadi tidak maksimal.

4. Berkaca dari Pengalaman

Jika melihat hasil pertandingan sebelumnya baru-baru ini, Inggris menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Hal itu disebabkan karena minimnya pengalaman sehingga bisa menjadi masalah pada performa bermain.

Misalnya pada pertandingan melawan Belgia di ajang UEFA Nations League, Inggris berhasil menang 2-1. Namun di pertandingan kedua mereka, Inggris kalah, padahal dengan skuad tidak jauh beda.

Dari yang sudah-sudah, club juga hanya mampu mendapatkan skor menang telak saat bertemu Islandia dan San Marino saja. Sementara pertandingan dengan club lain hanya menang tipis atau lebih sering kalah.

5. Kesulitan Menghadapi Fase Gugur

Bagi Inggris mungkin tidak terlalu masalah bergabung di Grup D apabila melihat anggota-anggotanya. Namun club yang mendapatkan julukan the Three Lions ini bakal kelimpungan saat masuk ke fase gugur.

Jika melihat pola pertandingannya, jika Inggris menang maka akan menghadapi juara dua Grup F. Sementara jika Inggris jadi runner up, maka akan menghadapi juara dua Grup E.

Melihat situasi tersebut, akan lebih menguntungkan jika Inggris jadi runner up saja. Bagaimana menurut Anda?

IndokasinoBantengmerahKLIK4A