Bintang Inter Milan Alexis Sanchez Luncurkan Kritikan Pedas Kepada MU & Solskjaer

The Red Devils mengambil kesepakatan yang buruk saat melepas bintang Chile ke klub Italia dengan status pinjaman.

Transfer peminjaman Alexis Sanchez ke Inter merupakan sebuah “kesepakatan buruk” untuk Manchester United, kata Louis Saha, dengan keputusan itu sangat patut dipertanyakan, goal,com (4/9/2019).

Setan Merah telah memungkinkan pemain internasional Chile untuk bergabung dengan tim Serie A dengan kesepakatan pinjaman sepanjang musim.

Setelah melihat perjuangan Sanchez sejak tiba di Old Trafford dari Arsenal di jendela transfer musim dingin tahun 2018, keputusan telah diambil untuk memberinya awal yang baru di tempat lain.

Terlepas dari itu, Bocah baru Inter Milan yang flop di Manchester United, Alexis Sanchez, menyalahkan klub induknya karena gagal bermain secara reguler selama waktunya di Old Trafford. Pemain internasional Chile akan menghabiskan musim 2019/20 ini dengan status pinjaman ke Nerazzurri, setelah mengalami 18 bulan kesengsaraan di Old Trafford,

Sanchez hanya mencetak lima gol bagi Manchester United selama waktunya di klub dan dianggap sebagai salah satu pemain terburuk yang pernah berada di Theatre of Dreams. Dilansir dari Express Sport(04/09/2019), namun penyerang berusia 30 tahun itu mengkritik Setan Merah, terutama Ole Gunnar Solskjaer, karena tidak memainkannya secara reguler.

“Saya pikir saya senang ketika saya bermain membela tim nasional saya,” ujarnya kepada BBC Sport. “Saya juga senang di Manchester United, tetapi saya selalu mengatakan kepada teman-teman saya: Saya ingin bermain.”

“Jika mereka membiarkan saya bermain saya akan melakukan yang terbaik. Terkadang saya hanya bermain 60 menit, dan kemudian pada pertandingan berikutnya saya malahan tidak bermain sama sekali – dan saya tidak tahu alasannya.”

Sanchez belum pernah tampil membela United di musim ini sebelum peminjamannya ke Inter. Ole Gunnar Solskjaer yakin pemain internasional Chile itu perlu meningkatkan kebugarannya, tetapi, sekarang, mantan bintang Arsenal itu meluruskan komentar sang bos asal Norwegia.

“Saya merasa baik-baik saja,” tambahnya. “Saya pikir saya tampil dengan sangat baik di Copa America. Setelah itu [saya tidak memainkan pertandingan pramusim], itu tergantung pada pelatih untuk membiarkan saya bermain. Anda perlu menanyakan pertanyaan ini kepadanya, bukan saya.”

Meskipun kesulitan di United, mantan winger Udinese dan Barcelona itu tidak pernah menyesal hengkang ke Manchester dari Emirates. Ia mengatakan: “Saya sangat senang saya pindah ke Manchester United,” imbuh Sanchez.

“Saya selalu mengatakan hal ini. Klub inilah yang paling banyak memenangkan gelar di Inggris. Ketika saya pergi ke Arsenal itu fantastis – saya bahagia di sana – tetapi United tengah berkembang pada saat itu, mereka membeli pemain untuk memenangkan sesuatu.”

“Saya ingin bergabung dengan mereka dan memenangkan segalanya. Saya tidak menyesal pergi ke sana.”

Keputusan United untuk melepas Sanchez dianggap sebagai perjudian oleh beberapa pihak. Tapi Solskjaer lebih mempercayai darah muda dalam diri Mason Greenwood, Marcus Rashford dan Anthony Martial untuk menyumbangkan gol bagi timnya di musim ini.

Solskjaer, bagaimanapun juga, frustrasi dengan Martial dan Rashford karena gagal menyelesaikan peluang mereka selama pertandingan Premier League baru-baru ini. Terlebih, Setan Merah juga gagal mengeksekusi penalti dalam dua kesempatan terakhir mereka – lewat Paul Pogba dan Rashford.

Ole Gunnar Solskjaer telah menegaskan bahwa masih ada masa depan bagi pemain berusia 30 tahun di Manchester dan itu membuat United rela menanggung banyak gajinya untuk kesepakatan yang membawanya ke Italia.