Bintang Bayern Munchen Sandang Gelar ‘Rookie of The Year’
Bandar36JPDewa

nonleaguezone.com – Gelar baru didapatkan oleh pemain andalan Bayern Muchen, Alphonso Davies setelah setahun mengikuti tim tersebut. Pasalnya, pria asal Kanada ini berhasil mencetak prestasi membanggakan karena kalahkan Haaland. Berkat performa terbaiknya sepanjang musim 2019-2020 itulah, Davies mendapatkan gelar sebagai ‘Rookie of The Year’.

Tak mengagetkan jika dirinya meraih kedudukan gemilang diusia muda sebab Davies seringkali mencetak berbagai macam kesuksesan. Bahkan ia menjadi pemain teratas dari hasil jajak pendapat pakar Bundesliga, klub sekaligus para penggemarnya. 40% suara didapatkan dari penggemar, 30% klub, 30% milik pakar Bundesliga.

Awalnya tak satupun orang mengira bahkan sang pelatih jika pria yang baru berusia 19 tahun sanggup mendatangkan keberuntungan untuk Bayern Muchen. Alphonso Davies didatangkan dari Vancouver melalui bursa transfer pemain di musim dingin tahun 2020. Pemain inipun waktu itu dihargai 10 juta Euro setara 159 Miliar.

Di bawah didikan Hansi Flick, Davies berjuang keras sehingga menjadikannya salah satu bintang lapangan paling bersinar. Ia dapat dikatakan selalu sukses membantu tim tersebut untuk meraih gelar Bundesliga ke-8 secara berurutan. Terlebih lagi pelatih permanen Buyern Muchen yang ditunjuk sejak November 2019 memberikan pelatihan ketat.

Mendapatkan Gelar Setelah Mengikuti Laga Bundesliga

Gelar sebagai ‘Rookie of The Year’ didapatkan Alphonso Davies setelah berhasil mengalahkan salah satu pemain terbaik asal Borussia Dortmund. Laga ke-28 Bundesliga 2019-2020 tersebut diselenggarakan di Signal Iduna Park. Dirinya bermain apik sepanjang babak walaupun tidak mencetak goal sama sekali untuk kemenangan tim.

Sang pelatih Buyern Muchen menempatkan Davies sebagai penyerang bek kanan yang biasanya diduduki oleh David Alaba. Sementara itu, posisi Alaba digeser menjadi bek tengah demi meningkatkan peluang kemenangan. Meskipun masih tergolong muda, Davies sanggup beradaptasi di lapangan terutama menghadapi lawan-lawan profesional dari Borussia.

Dalam pertandingan tersebut, ia sanggup mencetak 42 sprint dan 19 kali duel. Karena itulah Davies dianggap sebagai salah satu pemain bola tercepat dan mencetak angga tertinggi 35,27 km/jam. Di situlah penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku turut kagum serta memujinya melalui media sosial setelah laga berlangsung.

Aksi Davies tersebut mampu menyelamatkan skor Buyern Muchen sehingga lawan kesulitan mengejarnya. Ia mengandalkan kecepatan terlebih ketika menghadapi Achraf Hakimi dan Thorgan Hazard. Kedua pemain Borussia tersebut dikenal sebagai penyerang liar hingga membuat lawannya kewalahan.

Alphonso Davies dijuluki sebagai Road Runner FC Buyern karena kecepatan yang luar biasa. Komentar itupun diberikan oleh Thomas Muller setelah pertandingan selesai. Pemain kelahiran Ghana itupun tiba-tiba datang kemudian mencuri bola , lalu membuat bingung lawan lainnya. Walaupun begitu, Davies belum berkesempatan mencetak goal.

Kalahkan Penyerang Terbaik dari Borussia

Alasan lain kenapa Alphonso Davies mendapatkan gelar ‘Rookie of The Year’ karena keberhasilannya mengalahkan Erling Haaland. Masih mengulik pertandingan Buyern Muchen vs Borussia kemarin. Pemain muda tersebut membuat sang legenda mati kutu sehingga sulit melakukan pergerakan untuk mencetak goal.

Awalnya Haaland diprediksi sanggup membawa Borussia menuju kemenangan besar apalagi setelah perolehan 13 goal dari 13 pertandingan terakhir. Namun perkiraan tersebut mengecewakan setelah Haaland berhadapan dengan empat pemain Buyern Muchen yaitu Benjamin Parvard, Jerome Boateng, David Alaba, terutama Alphonso Davies.

Sprint tercepat yang dilakukan Davies membuahkan hasil maksimal. Haaland kewalahan ketika dirinya berusaha mengejar dari sayap kiri pertahanan sepanjang babak pertama. Karena inilah pemain Buyern Muchen tersebut mendapatkan trek rekor tercepat bernilai 7.1 dari Whoscored.

Pada akhirnya Haaland tak sanggup meneruskan permainan sehingga harus digantikan oleh Giovanni Reyna. Ia hanya bermain selama 72 menit dan harus berhenti dikarenakan cidera. Sepanjang itupun, Haaland yang digadang-gadang sebagai pembawa keberuntungan bagi Borussia Dortmund. Sampai detik terakhir, tak satupun orang mentehui penyebab cideranya.

Berkat performa gemilang itulah pertahanan Bayern Muchen tak sempat dibobol oleh Erling Haaland. Pada akhir pertandingan, skornya menjadi 1-0. Tim mendapatkan goal pertama yang dicetak oleh Joshua Kimmich sehingga mereka berhasil menduduki puncak klasemen sementara dan melenggang menuju Liga Jerman.

Seperti aksi Road Runner, begitulah kecepatan aksi pemain muda kebanggaan Buyern Muchen. Alphonso Davis mendapatkan gelar tersebut musim tahun ini, tepatnya penghargaan diberikan pada bulan Mei. Tampaknya ia terus menjadi penyerang andalan sekaligus sumber kekuatan Buyern Muchen.

IndokasinoBantengmerahKLIK4A