christian-gonzales

Sejak Christian Gonzales yang membela Timnas di Piala AFF 2010, banyak pemain asing lainnya yang dinaturalisasi untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia. Ada nama-nama seperti Greg Nwokolo, Bio Paulin, Victor Igbonefo, Stefano Lilipally dan yang terbaru Beto Goncalvez.

Satu dua tahun belakangan, badai naturalisasi justru semakin merajalela. Motif naturalisasi tidak cuma untuk bermain di Timnas saja, tapi terkadang karena ada keinginan dari klubnya agar slot pemain asing masih bisa ditambah. Selain keinginan klub, banyak juga karena keinginan si pemain asing itu sendiri karena alasan sudah lama bermain di Indonesia, punya istri orang Indonesia, atau sebagainya.

Untuk itu, berikut penulis rangkum 9 calon pemain naturalisasi yang saat ini sedang diproses:

1) Otavio Dutra (Persebaya Surabaya/Liga 1)

Nama Otavio Dutra sudah tidak asing lagi di Liga Indonesia. Pemain yang cukup loyal untuk Persebaya ini diketahui hampir menyelesaikan proses naturalisasinya. Bahkan, pelatih Timnas Senior, Simon McMenemy, sudah memanggilnya untuk masuk skuad Timnas. Pemain berdarah Brasil ini adalah bek tengah yang cukup tangguh, ia memiliki postur bagus serta sangat baik dalam membaca serangan lawan.

2) Marc Klok (PSM Makassar/Liga 1)

Pemain kesayangan fans PSM Makassar, Marc Anthony Klok, sudah sejak lama sangat ingin berseragam Timnas Indonesia. Hal itu memang beberapa kali dia akui sendiri.

Seperti dilansir oleh makassar.tribunnews,com, CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, dalam waktu dekat Klok akan resmi menjadi WNI. Tentu hal tersebut adalah kabar yang cukup menyenangkan bagi fans Timnas Indonesia, karena pemain ini masih berumur 25 tahun dan cukup besar peluangnya membela skuad Garuda.

3) Matsunaga Shohei (Free Transfer)

Top skor klub PSMS Medan musim lalu ini sedang menjalani proses naturalisasi. Walaupun saat ini Shohei belum meneken kontrak dengan klub apapun, tetapi di musim 2019 ia kemungkinan besar akan tetap berkostum PSMS Medan yang sudah turun kasta ke Liga 2.

Seperti yang dilansir oleh jpnn,com, Matsunaga terlihat berpose bersama dengan Muslich Widjaya yang merupakan direktur utama NorthCliff Sport. NorthCliff Sport secara resmi akan membantu Shohei dalam proses naturalisasi tersebut. Diketahui NorthCliff Sport sendiri musim lalu adalah sponsor utama PSMS dan musim depan hampir pasti mengambilalih manajemen tim Ayam Kinantan.

Tentu apa bila ia sudah resmi menjadi WNI, maka PSMS bisa mendaftarkan pemain ini sebagai pemain lokal di Liga 2. Seperti diketahui bahwa Liga 2 tidak mengizinkan penggunaan pemain asing.

4) Yoo Jae-Hoon (Barito Putera/Liga 1)

Sangat jarang klub di Indonesia menggunakan jasa kiper asing. Bisa dibilang Yoo Jae-Hoon adalah satu dari sedikitnya kiper asing yang sukses bermain di Indonesia. Dirinya berhasil menyabet beberapa gelar juara ketika lama berkostum tim Mutiara Hitam, Persipura Jayapura. Kiper asal Korea Selatan ini sudah sejak tahun lalu memproses dirinya untuk bisa dinaturalisasi.

Saat ini Yoo Jae-Hoon akan bermain di Barito Putera. Jika naturalisasinya sukses, maka Barito Putera akan diuntungkan karena masih punya satu slot pemain asing asal Asia.

5) Fabiano Beltrame (Persib Bandung/Liga 1)

Fabiano mungkin adalah salah satu bek tengah asing terbaik yang pernah bermain di Liga Indonesia. Bek asal Negeri Samba ini pernah bermain di Persela Lamongan, Arema Cronus, hingga musim lalu menjadi andalan Madura United. Musim ini dia akan bermain untuk Persib Bandung dan sebentar lagi akan resmi menjadi WNI. Tentu saja Persib Bandung akan “menang banyak” karena bisa menggunakan jasa bek sekelas Fabiano Beltrame tanpa memakan slot pemain asing.

6) Silvio Escobar (Persija Jakarta/Liga 1)

Namanya tidak seterkenal pemain asing lain, tapi kenyataannya Silvio Escobar hampir merampungkan proses naturalisasi dirinya. Mantan pemain Perseru Serui ini akan membela Persija Jakarta di musim 2019. Ia akan ikut Macan Kemayoran bermain di kompetisi bergengsi asia yaitu AFC Cup 2019.

7) Yu Hyun Koo (Kalteng Putra/Liga 1)

Sudah cukup berumur, Yu Hyun Koo yang baru saja direkrut klub promosi Kalteng Putra ini kemungkinan besar bakal resmi dinaturalisasi. Pemain asal Negeri Ginseng ini diketahui adalah gelandang bertahan tangguh dan suka tanpa kompromi menghalau serangan lawan agar tidak bisa tembus ke jantung pertahanan. Kalteng Putra akan sangat beruntung bisa menaturalisasi Yu Hyun Koo.

8) Sandy Walsh (S.V. Zulte Waregem/Liga Utama Belgia)

Pria kelahiran Belgia ini memiliki darah Indonesia dari sang Ibu. Pemain asal klub Zalte Waregem ini beberapa kali memang menunjukkan kecintaannya kepada Indonesia. Banyak pula fans Indonesia yang mendukungnya untuk dinaturalisasi. Seperti dilansir Bolasport,com. pemain 23 tahun ini juga menyambut baik dukungan para suporter Timnas Indonesia.

Walaupun saat ini belum ada kabar resmi apakah ia akan menjalankan proses naturalisasi atau tidak, tapi peluang untuk menjadikannya WNI sangat terbuka karena si pemain sendiri juga tidak menolak sama sekali.

9) Navarone Foor (Vitesse Arnhem/Eredivisie atau Liga Utama Belanda)

Navarone Foor adalah pemain Liga Utama Belanda, Vitesse Arnhem. Dia merupakan pemain keturunan Indonesia atau lebih tepatnya memang full berdarah Indonesia. Seperti dilansir Bolalob,com. ayah dan ibu Navarone adalah orang Indonesia asli asal Maluku-Toraja.

PSSI sendiri sudah merencanakan Navarone sebagai pemain naturalisasi di Timnas Senior Indonesia. Pemain berumur 27 tahun ini sendiri adalah mantan pemain Timnas Belanda U-19, U-20, dan U-21, serta saat ini sudah bermain reguler bahkan menjadi andalan klubnya di kasta tertinggi Liga Belanda (Eredevisie).

Nah, gimana tanggapan pembaca sekalian tentang maraknya pemain yang akan dinaturalisasi menjadi WNI? Apakah ini langkah yang bagus bagi sepakbola Indonesia atau kah justru langkah buruk? Mari beri tanggapannya dengan baik.