AS Roma Vs Young Boys, Riccardo Calafiori Lakukan Gol Debut
Bandar36JPDewa

Laga Grup A Liga Eropa Jumat kemarin berakhir dengan kemenangan AS Roma atas Young Boys. Skor 3-1 bertahan hingga babak berakhir sehingga ini menjadi kemenangan telak bagi Giallorossi. Momen paling mengesankan dari laga ini adalah gol debut yang berhasil diciptakan oleh pemain berusia 18 tahun, Riccardo Calafiori.

Tidak ingin tampil memalukan ketika bertanding di kandang sendiri, AS Roma tampak serius menjamu BSC Young Boys. Formasi 3-4-2-1 andalannya diturunkan Paulo Fonseca demi meraih kemenangan. Borja Mayoral dipilih sebagai ujung tombak yang memperkuat lini depan.

Mayoral tidak sendiri karena Carles Perez dan Pedro Rodriguez akan menyokong dari belakang. Bruno Peres, Gonzalo Villar, Amadou Diawara, dan Riccardo Calafiori turut diturunkan untuk menjaga keseimbangan skuad Fonseca. Roger Ibanez, Bryan Cristante, dan Juan Jesus bertanggung jawab di lini belakang.

Giallorossi Sempat Tertinggal di Babak Pertama

Dengan formasi terkuat yang diturunkan, AS Roma jauh lebih unggul dan seharusnya bisa mengalahkan Young Boys tanpa kendala berarti. Akan tetapi, jalannya pertandingan justru di luar dugaan karena Edin Dzeko bersama rekan satu timnya justru sempat tertinggal. Akan tetapi, mereka bisa bangkit dengan segera dan membalikkan keadaan.

Giallorossi mampu membalas satu gol pertama dari lawan dan langsung menggempur mereka dengan raihan tiga gol balasan. Hasilnya, mereka bisa mengamankan posisi tertinggi dari klasemen Grup A Liga Eropa. Bahkan satu gol kemenangan diciptakan dari gol debut menakjubkan Riccardo Calafiori.

Sebenarnya AS Roma bisa lebih tenang karena mereka sudah lebih dulu lolos ke babak sistem gugur Liga Eropa. Itulah sebabnya, mereka dapat merotasi skuad ketika melawan Young Boys demi bisa mengambil posisi puncak klasemen Grup A.

Babak pertama dimulai, beberapa peluang berhasil diciptakan oleh Giallorossi. Salah satunya ketika Calafiori melepaskan tendangan setengah voli. Namun, tendangan Calafiori justru melebar sehingga gagal menciptakan gol. Selain itu, Bruno Peres melakukan tendangan bebas, namun sayangnya masih melewati mistar gawang.

Pedro berusaha mengirim umpan bagus untuk Carles Perez. Akan tetapi, sepakan yang dilakukan masih belum tepat sasaran. Kegagalan kembali didapat ketika Pedro berusaha melakukan tendangan sendiri. Dia memaksakan tembakan dari sudut sulit sehingga belum berhasil menciptakan gol sama sekali.

Meski memulai laga dengan banyak serangan dan peluang, gol pertama tidak berhasil didapat AS Roma. Gol pertama dalam laga ini justru direbut oleh Young Boys di menit ke-34. Mereka memimpin lebih dulu berkat tembakan pertama ke gawang tuang rumah yang tepat sasaran.

Bola atas yang panjang berhasil diciptakan, Jean-Pierre Nsame berlari melewati Bryan Cristante menuju gawang lawan. Hingga pada akhirnya, pertahanan kiper Pau Lopez berhasil ditembus dan skor 0-1 untuk Young Boys membawanya memimpin laga.

AS Roma Memberikan Balasan Ganas untuk Membalik Keadaan

Gol pertama milik Young Boys membuat AS Roma tertinggal satu angka. Namun, Giallorossi berhasil membalas gol mereka dan menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian. Diawali dengan tendangan keras dari Pedro, kiper terpaksa harus melakukan penyelamatan luar biasa dari jarak jauh, yaitu enam meter.

Borja Mayoral berhasil menyepak keras bola rebound dan akhirnya lolos ke dalam gawang. Akhirnya papan skor menunjukkan angka 1-1 dan bertahan hingga tiba waktu turun minum. Pemain gelandang AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, diturunkan dalam lapangan pada babak kedua.

Pemain pinjaman dari Arsenal ini langsung menyajikan tendangan kuat untuk David von Ballmoods. Di menit ke-59, satu gol tambahan berhasil diciptakan untuk AS Roma. Riccardo Calafiori sukses melakukan gol debutnya untuk Roma dengan penampilan spektakuler.

Calafiori berhasil menangkap tendangan bebas yang diarahkan kepadanya. Bola tersebut lalu dilanjutkan dengan tendangan melalui kaki kiri menuju sudut gawang atas miliki von Ballmoos. Dua gol belum memuaskan hasrat Roma dalam laga ini. Satu gol dari Edin Dzeko berhasil mengubah kedudukan jadi 3-1.

Dzeko mampu memanfaatkan umpan silang dari Bruno Peres yang dibelokkan ke arahnya. Lalu, pemain Bosnia itu melakukan tendangan voli keras yang mampu menembus gawang lawan. Bukannya membalas, Young Boys justru mulai kehilangan gairah dan berakibat pada aksi gegabah Mohamed Ali Camara.

Camara melanggar Mkhitaryan dengan ganas sehingga wasit tidak segan mengeluarkan kartu merahnya. Young Boys tidak mampu membalas Roma yang sudah unggul dua gol di atas mereka. Pertandingan berakhir tanpa tambahan gol dan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah menutup laga ini.

IndokasinoBantengmerahKLIK4A