5 Pemain Ini Jadi Bukti Blunder Fatal Real Madrid!
Bandar36JPDewa

Siapa yang tak kenal dengan Real Madrid, klub yang memiliki segudang prestasi dan dihuni oleh pemain-pemain kelas atas. Tak hayal banyak juga pemain yang tertarik untuk gabung ke Real Madrid. Tapi terlepas dari itu, ada 5 pemain ini jadi bukti blunder fatal Real Madrid:

5 Pemain Ini Jadi Bukti Blunder Fatal Real Madrid!

1. Rodrigo Moreno

Bukti pertama Blunder Real Madrid yang pertama adalah ketika mereka dikabarkan sedang mengincar penyerang milik Valencia, Rodrigo Moreno yang tampil apik dalam satu musim terakhir.

Jika Real Madrid pintar, sebenarnya mereka tak perlu mengeluarkan dana untuk menggunakan jasa Rodrigo Moreno karena sang pemain sudah bergabung dengan akademi Real Madrid pada tahun 2009.

Hanya saja, pria yang memiliki darah Brazil itu tak bisa bersaing menembus tim utama Los Blancos hingga akhirnya harus hengkang ke Benfica pada tahun 2010.

Nama Rodrigo Moreno mulai naik daun setelah kembali ke Spanyol bersama Valencia pada tahun 2015.

2. Saul Niguez

Diego Simeone dikenal sebagai salah satu pelatih yang jago memoles anak asuhnya menjadi pemain yang berkualitas hingga membuat klub banyak memburunya.

Salah satu pemain Atletico Madrid yang kini banyak menjadi incaran klub Eropa adalah Saul Niguez.

Mungkin banyak yang belum tempe jika karier Saul Niguez dimulai saat usianya 11 tahun dengan bergabung akademi Real Madrid.

Dua tahun berselang atau tepatnya pada tahun 2008, Saul Niguez pindah ke rival sekota, Atletico Madrid dan secara perlahan menjadi pemain andalan di lini tengah Los Cholchorenos hingga sekarang ini.

3. Marcos Alonso

Marcos Alonso yang memang asli anak kota Madrid mulai menimba ilmu di akademi Real Madrid sejak bocah selama 9 tahun sebelum masuk tim Castilla.

Meskipun penampilannya di tim Castilla cukup oke, tapi ia hanya diberi kesempatan untuk bermain di tim senior Real Madrid sebanyak 1 kali saja.

Alhasil, Marcos Alonso pun pergi bergabung dengan Bolton Wanderers pada tahun 2010 dan pada tahun 2013 hengkang ke Fiorentina.

Marcos Alonso mulai mencuri perhatian ketika bermain untuk Chelsea pada tahun 2016 karena berhasil membantu tim asal London itu menjuarai Premier League pada musim debutnya.

4. Esteban Cambiasso

Anak zaman now mungkin tidak begitu familiar dengan nama Esteban Cambiasso yang meraih kesuksesan besar ketika bermain untuk Inter Milan.

Karier Esteban Cambiasso dimulai pada tahun 1996 saat ia dan saudaranya masuk ke akademi Real Madrid selama 2 tahun.

Setelah itu, Esteban Cambiasso pulang kampung ke Argentina untuk memperkuat Independiente dan River Plate sebelum ditarik kembali oleh Real Madrid.

Bersama Real Madrid, Esteban Cambiasso lebih sering menghangatkan bangku cadangan Los Galacticos.

Untuk menyelamatkan kariernya, Esteban Cambiasso memutuskan untuk angkat kaki dari Santiago Bernabeu dan berlabuh bersama Inter Milan pada tahun 2004.

5. Juan Mata

Bukti Blunder fatal Real Madrid yang terakhir adalah saat mereka menyia-nyiakan bakat playmaker milik Manchester United, Juan Mata.

Juan Mata pertama kali masuk akademi Real Madrid pada tahun 2003 dan pada tahun 2006 menembus tim Castilla.

Karena tak bisa menembus tim utama Real Madrid, pada tahun 2007 Mata pindah ke Valencia.

Di Valencia nama Juan Mata kemudian meroket hingga menarik perhatian Chelsea yang langsung merekrutnya.

Kini Juan Mata bermain untuk Manchester United yang tengah berjuang untuk kembali mengembalikan nama besarnya di Premier League dan juga Eropa.

IndokasinoBantengmerahKLIK4A